Susahkah menjaga hati itu? Emmm kadang saya pun beripikir kalau menjaga hati itu ada susah dan ada mudahnya. Tergantung kita mneyikapinya bagaimana.
Saudariku, mungkin kita akan selalu menjaga hati kita dengan menoerbanyak aktivitas dakwah yang kita lakukan. Tapi, tahukah kalian wahai saudariku bahwa kesibukkan kita kadang membuat kita tak peduli dengan sesama teman. Kita tidak pernah mau tau tentang keadaan hatinya. Kita hanya mencelanya ketika dia dilanda asmara. Pernakah kita berpikir untuk ikut menjaga hatinya? Kebanyakan dari kita tidak melakukan itu.
Ketika teman kita hatinya sedang kosong, butuh semangat, butuh perhatian, dia punya banyak masalah, tapi kita masih saja sibuk dengan urusan dakwah kita tanpa memperdulikan keadaan hati teman. Padahal seorang wanita yang sedang kosong pikirannya akan mudah sekali termakan bujuk rayu laki-laki yang mendekatinya. Dia akan merasa nyaman dengan berbagai perhatian yang diberikan. Sementara kita, tidak ppernah ingin tahu itu.
Kita tidak sadar bahwa teman kita telah dilanda asmara karena kekosongan jwanya. Dan kita baru sadar itu setelah dia benar-benar terperangkap dalam virus-virus yang senang menggerogoti hati. Duhat, sungguh kejam kita ini sekirannya ada diantara sahabat mempunyai teman yang seperti ini.
Kita tidak salah jika ingin aktif dalam berbagai aktivitas dakwah. Tidak sama sekali salah. Namun, kita tidak boleh melupakan orang-orang disekitar kita. Berikan perhatian kepadanya.
Berikut ini akan saya sampaikan tips menjaga hati yang bisa sahabat sekalian bagikan untuk orang lain.
Dalam menjaga hati, ada tahapan-tahapan yang harus kita lakukan.
Pertama, jika ada seseorang yang sholeh datang kepada kita dan kebetulan kita sudah siap. Maka saya sangat anjurkan untuk segera menikah. agar hati terjaga dan terjauh dari fitnah. Sholeh dalam artian kalian juga telah mengenal kepribadiannya.
Kedua, Apabila sahabat sholeha belum siap untuk menikah, mungkin karena alasan ingin menyelesaikan kuliah dulu maka sebaiknya melupakan rasa yang pernah ada. Buang jauh-jauh rasa itu. Anggap tak pernah ada.
Ketiga, ketika tips yang kedua inipun tak ampuh, maka yang harus sahabat sekalian lakukan adalah berupaya meninggalkannya dan semua hal yang berkaitan dengan dia. Hapus semua hal misalnya bbm, line, facebook atau apalah itu. agar kita tidak mengingatnya lagi.
Keempat, Ketika masih sulit melupankannya, maka saran saya adalah ingatlah lagi dampak-dampak negatif dari sebuah hubungan terlarang itu yang banyak dibanggakan kaum muda dengan istilah "PACARAN". Dampak negatif yang kita terima apabila terus melakukan hubungan itu.
Kelima, sahabat sholeha juga harus ingat-ingat keburukan si doi agar semakin mudah melupakannya.
Keenam, dengan segala kepasrahan dan kerendahan diri atas segala upaya diatas telah kita lakukan. Namun, belum menghasilkan sesuatu yang diharapkan maka mengadulah pada Allah dan jujur kepada Allah. Segeralah bertaubat. Mohonlah kemudahan kepadaNya agar hati kita bisa segera melupakan sososknya yang selalu terngiang di ingatan. Berserah diri kepada Allah seutuhnya.
Semoga sahabat sekalian dimanapun kita berada, kita bisa saling mengingatkan dalam kebaikan. Mengingatkan agar selalu menjaga hati.
Hatiku buat dia yang entah siapa dan di mana saat ini. Kalau kamu sahabat?
Selamat mencoba tipsnya.
Saudariku, mungkin kita akan selalu menjaga hati kita dengan menoerbanyak aktivitas dakwah yang kita lakukan. Tapi, tahukah kalian wahai saudariku bahwa kesibukkan kita kadang membuat kita tak peduli dengan sesama teman. Kita tidak pernah mau tau tentang keadaan hatinya. Kita hanya mencelanya ketika dia dilanda asmara. Pernakah kita berpikir untuk ikut menjaga hatinya? Kebanyakan dari kita tidak melakukan itu.
Ketika teman kita hatinya sedang kosong, butuh semangat, butuh perhatian, dia punya banyak masalah, tapi kita masih saja sibuk dengan urusan dakwah kita tanpa memperdulikan keadaan hati teman. Padahal seorang wanita yang sedang kosong pikirannya akan mudah sekali termakan bujuk rayu laki-laki yang mendekatinya. Dia akan merasa nyaman dengan berbagai perhatian yang diberikan. Sementara kita, tidak ppernah ingin tahu itu.
Kita tidak sadar bahwa teman kita telah dilanda asmara karena kekosongan jwanya. Dan kita baru sadar itu setelah dia benar-benar terperangkap dalam virus-virus yang senang menggerogoti hati. Duhat, sungguh kejam kita ini sekirannya ada diantara sahabat mempunyai teman yang seperti ini.
Kita tidak salah jika ingin aktif dalam berbagai aktivitas dakwah. Tidak sama sekali salah. Namun, kita tidak boleh melupakan orang-orang disekitar kita. Berikan perhatian kepadanya.
Berikut ini akan saya sampaikan tips menjaga hati yang bisa sahabat sekalian bagikan untuk orang lain.
Dalam menjaga hati, ada tahapan-tahapan yang harus kita lakukan.
Pertama, jika ada seseorang yang sholeh datang kepada kita dan kebetulan kita sudah siap. Maka saya sangat anjurkan untuk segera menikah. agar hati terjaga dan terjauh dari fitnah. Sholeh dalam artian kalian juga telah mengenal kepribadiannya.
Kedua, Apabila sahabat sholeha belum siap untuk menikah, mungkin karena alasan ingin menyelesaikan kuliah dulu maka sebaiknya melupakan rasa yang pernah ada. Buang jauh-jauh rasa itu. Anggap tak pernah ada.
Ketiga, ketika tips yang kedua inipun tak ampuh, maka yang harus sahabat sekalian lakukan adalah berupaya meninggalkannya dan semua hal yang berkaitan dengan dia. Hapus semua hal misalnya bbm, line, facebook atau apalah itu. agar kita tidak mengingatnya lagi.
Keempat, Ketika masih sulit melupankannya, maka saran saya adalah ingatlah lagi dampak-dampak negatif dari sebuah hubungan terlarang itu yang banyak dibanggakan kaum muda dengan istilah "PACARAN". Dampak negatif yang kita terima apabila terus melakukan hubungan itu.
Kelima, sahabat sholeha juga harus ingat-ingat keburukan si doi agar semakin mudah melupakannya.
Keenam, dengan segala kepasrahan dan kerendahan diri atas segala upaya diatas telah kita lakukan. Namun, belum menghasilkan sesuatu yang diharapkan maka mengadulah pada Allah dan jujur kepada Allah. Segeralah bertaubat. Mohonlah kemudahan kepadaNya agar hati kita bisa segera melupakan sososknya yang selalu terngiang di ingatan. Berserah diri kepada Allah seutuhnya.
Semoga sahabat sekalian dimanapun kita berada, kita bisa saling mengingatkan dalam kebaikan. Mengingatkan agar selalu menjaga hati.
Hatiku buat dia yang entah siapa dan di mana saat ini. Kalau kamu sahabat?
Selamat mencoba tipsnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar