Zaman sekarang aktivis dakwah itu semakin banyak. Bahkan semakin eksis dengan berbagai even yang digelar.
Namun, ada satu hal yang menyayat hati saya.
Ketika hal itu terjadi tidak hanya pada satu, dua orang. Tapi, ada banyak ikhwan-akhwat yang terjerat ke dalamnya.
Apalah artinya label aktivis dakwah jika akhla kita sama saja seperti orang-orang awam yang memang belum mengerti akan Islam....
Ketika aktivis dakwah terjebak dalam cinta....
Cinta itu memang suci dan murni. Namun, itu semua tergantung kita yang mengelolanya. Cinta itu akan tetap murni ketika kita bisa menjaganya sampai waktunya tiba.
Aduhai, cinta kini banyak yang ternoda ketika ikhwan dan akhwat tak malu-malu menampakkan diri mereka sebagai sepasang kekasih dengan dalil ta'aruf. Dalam islam memang hanya mengenal ta'aruf. Namun, sangat disayangkan jika ta'aruf yang dimaksud malah dijadikan ajang sebagai jalinan hubungan yang lebih islami.
Saya sedih ketika yang kata mereka ta'aruf tapi ke sana ke mari bocengan berdua...
Telponan hampir setiap malam...
SMS-an terus-terusan...
Astaghfirullah....
Terlebih ketika keduanya paham agama...
Tapi kok malah mengomentari pakaian muslimah yang belum sempurna. Saya rasa lebih baik pakaian yang belum sempurna dari pada akhlak yang rusak....
Semoga virus-virus seperti ini tidak sampai menyebar ke ikhwan dan akhwat lainnya yang sudah mencoba untuk istiqomah menjaga diri untuk yang dinanti :)
Saya yakin, dengan membentengi diri dan menyibukkannya dengan aktivitas kebaikan, InsyaAllah hal-hal semacam itu bisa teratasi...
Ingat.. Cinta itu takkan pergi..
Cinta takkan tertukar....
Jodoh kita selalu menanti kita dalam keadaan sebagai mana diri kita mempersiapkannya :)
#YukTaubat
#IndonesiaTanpaPacaran.
Namun, ada satu hal yang menyayat hati saya.
Ketika hal itu terjadi tidak hanya pada satu, dua orang. Tapi, ada banyak ikhwan-akhwat yang terjerat ke dalamnya.
Apalah artinya label aktivis dakwah jika akhla kita sama saja seperti orang-orang awam yang memang belum mengerti akan Islam....
Ketika aktivis dakwah terjebak dalam cinta....
Cinta itu memang suci dan murni. Namun, itu semua tergantung kita yang mengelolanya. Cinta itu akan tetap murni ketika kita bisa menjaganya sampai waktunya tiba.
Aduhai, cinta kini banyak yang ternoda ketika ikhwan dan akhwat tak malu-malu menampakkan diri mereka sebagai sepasang kekasih dengan dalil ta'aruf. Dalam islam memang hanya mengenal ta'aruf. Namun, sangat disayangkan jika ta'aruf yang dimaksud malah dijadikan ajang sebagai jalinan hubungan yang lebih islami.
Saya sedih ketika yang kata mereka ta'aruf tapi ke sana ke mari bocengan berdua...
Telponan hampir setiap malam...
SMS-an terus-terusan...
Astaghfirullah....
Terlebih ketika keduanya paham agama...
Tapi kok malah mengomentari pakaian muslimah yang belum sempurna. Saya rasa lebih baik pakaian yang belum sempurna dari pada akhlak yang rusak....
Semoga virus-virus seperti ini tidak sampai menyebar ke ikhwan dan akhwat lainnya yang sudah mencoba untuk istiqomah menjaga diri untuk yang dinanti :)
Saya yakin, dengan membentengi diri dan menyibukkannya dengan aktivitas kebaikan, InsyaAllah hal-hal semacam itu bisa teratasi...
Ingat.. Cinta itu takkan pergi..
Cinta takkan tertukar....
Jodoh kita selalu menanti kita dalam keadaan sebagai mana diri kita mempersiapkannya :)
#YukTaubat
#IndonesiaTanpaPacaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar