Saudaraku yang baik, dimanapun kalian berada.
Ketika membaca tulisan ini, maka kalian akan mendapatkan 3 nilai keikhlasan seorang hamba yang tercermin dari perilakunya dalam beribadah.
Pertama,
hamba yang beribadah seperti budak yang hanya akan bekerja karena suruhan
tuannya.
Nilai yang pertama ini adalah tipe seorang hamba yang melakukan sesuatu atau beribadah karena disuruh dulu. Tidak inisiatif sendiri.
Kedua, hamba yang beribadah seperti layaknya seorang pedagang yang hanya akan beraktifitas jika ia dijanjikan sebuah keuntungan.
Nilai yang kedua ini, seorang hamba yang beribadah karena ada maunya. Dia beribadah karena menginginkan sesuatu yang menguntungkan baginya.
Ketiga, hamba yang beribadah semata-mata bersyukur atas segala nikmat yang di karuniakan Allah. Orang seperti ini hanya termotisivasi oleh karena nilai hak Allah yang harus ia tunaikan, artinya ia beribadah kepada Allah semata-mata hanya karena Allah-lah satu-satunya yang berhak disembah, tiada lain.
Lalu, termasuk yang manakah kita? Apakah kita akan menjadi seorang hamba yang beribadah layaknya seorang budak?
Atau kita beribadah seperti seorang pedangang?
Atau kita beribadah karena hanya ingin mencapai Ridho Allah?
Semoga kita semua menjadi hamba Allah yang beribadah karena keikhlasan hati untuk Allah Ta'ala yang telah memberikan kita berbagi nikmat....
