Kamis, 22 Oktober 2015

Ketika Aurat Menjerti

Pernah gak kalian mendengar jeritan dari sang aurat,,,
Sesungguhnya aurat itu menjerit ketika kita mencoba memamerkannya.
Dia menjerit saat kita sengaja membukanya.
Tidakkah kalian kasihan???

Ketika kita masih mempunyai rasa malu, tentu kita tidak akan membuka aurat seenaknya... :)
Beberapa waktu lalau saya merenung akan nasib sebuah aurat. Saya merenung sangat dalam jika saya menjadi aurat apa yang akan saya lakukan. Apa yang akan saya  katakan...
Ya akhirnya saya menyimpulkan renungan itu dalam sebuah puisi.
Wahai muslimah bacalah dengan nama Tuhanmu (copas surah Al-Alaq :)

Bacanya dengan seksama dan menjiwai ya


L Jeritan Sang Aurat L

Aku bangga pada mereka yang menutupiku
Aku bangga pada mereka yang melindungiku
Dan  aku lebih bangga  jika aku tertutup
Selalu....
Namun aku sedih, marah dan kecewa
Pada mereka yang sengaja mempertontonkan aku
Aku ini bukanlah barang pajangan
Aku juga bukan barang pameran
Bahkan kala aku menjerit
Tak ada yang peduli
Hanya muslimah sejati
Mau mendengar jeitanku
Hai wanita-wanita muslim di seluruh dunia

Dengarlah jeritanku !!!


Setelah membaca dan menjiwai makna dari puisi ini, saya berharap semakin banyak para muslimah yang menutup auratnya...dari yang biasa-biasa saja menjadi istimewa...

Rabu, 21 Oktober 2015

About Hijab

Ketika belum berjilbab...

Kita sama kawan. 
Aku dulu juga belum berjilbab. Bahkan jauh dari keinginan untuk berjilbab. Aku dulu tidak mengerti sedikitpun akan kewajiban seorang muslimah mengenai jilbab. Dengan berbahan ilmu agama yang sangat dangkal bahkan aku tidak mengetahui kewajiban apa saja yang harus ku lakukan ketika baligh.
Bagi yang belum berjilbab, mari tanamkan niat untuk berjilbab. 
Aku tau. Mungkin bukan karena kau tak mau menggunakannya. Mungkin bukan kau takut kepanasan atau mungkin juga bukan karena kau takut dibilang sok alim. Aku tau. Kau sama sepertiku dulu teman. Ketika kita belum berjilbab hanya ada 1 alasan kuat yang bisa diterima daripada alasan tersebut. 

Itu karena kita belum mengetahui hukumnya menutup aurat :)
Berjilbab bukan beban, Jilbab bukan sok alim. Jilbab juga bukan tanda seorang muslimah telah mahir ilmu agamanya.

Jilbab itu kewajiban. Jilbab itu perlindungan. Jilbab itu tanda cinta kita kepada Allah.
Dengan berjilbab, diri kita terlindungi dari hal-hal buruk. Ketika ingin berbuat hal yang salah kita ingat bahwa kita berjilbab. Kita malu kalau menodai jilbab...
Dengan berjilbab kita akan terhindar dari pandangan-pandangan nakal si kucing garong. Mereka akan lebih menghargai kita para muslimah. Paling tidak walaupun digoda paling godanya cuma dikasih salam. Iya gak??? (emangnya rayuan islami kali ya:D)

Ketika ingin memutuskan untuk berjilbab jangan pikirkan berapa materi yang harus kamu buang untuk membeli baju yang berlengan panjang. Ingat, hijrah itu proses perubahan dari keburukan meuju jalan yang lebih baik. Bukan langsung menjadi baik.
Begitupun dengan berjilbab. Ketika materi tidak memungkinkan, please jangan memaksakan diri apalagi sampai gali lubang tutup lubang. Pakai aja baju yang ada. Kalau lengannya pendek kan bisa dipakaikan jaket.

Ketika rezeki sudah mencukupi, maka mulailah membeli baju lengan panjang dengan perlahan. Jangan langsung memborong ya :) apalagi ada obral. Stop !!! tahan nafsu belanja. Boros itu bagian dari godaan setan looo...

Allah sayang kita. Mangkanya Dia turunkan perintah untuk menutup aurat.

"Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu & isteri-isteri orang mu'min. "Hebdaklah mereka menguurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian supaya mereka lebih mudah untuk dikenal karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (Q.S Al-Ahzab:59).




.



Cinta


CInta....
Emmm semua orang pada seru kalau membahas masalah cinta. Dari yang muda sampai yang tua. CInta itu emang asik kalau dibahas. Apa lagi cinta dari Sang Maha CInta. Emmmm Cinta yang seperti apa ya itu????

Aku, kamu dan kita sama. Sama-sama pernah merasakan cinta. Entah cinta dari sesama manusia ataupun cinta padaNya.

Cinta itu perasaan yang lumrah. Tidak dilarang. Asal tau aturannya. CInta itu tidak hanya sekedar cinta. Tapi ingat batasan-batasan dalam mencinta. 
Kalau lgi jatuh cinta pasti rasanbnya berjuta-juta kan?
 Iya emang bener sih. Tapi ingat pada siapakah kita mencinta? 
Untuk si dia yang baru kamu kenal? 
Untuk dia yang selalu memperhatikanmu?

Ingat ya seberapapun perhatiannya seseorang kepadamu tetap saja tidak boleh kamu memberikan cintamu kepada sembarang orang. Kamu boleh menaruh perhatian atau rasa kagum padanya. Tapi tidak rasa cinta. Kenapa? Karena rasa itu tidak akan berkah kalau belum halal.
So, Allah akan marah kalau kamu main cinta-cintaan sama orang yang belum halal untukmu.
Kalau suka dan udah ngebet ya mending nikah. Kalau belum siap ya tahan dulu. Puasa sunah banyak-banyak :) Tahan pandangan, Jaga hati, jaga perasaan untuk yang berhak menerimanya.
Mungkin rasa kawatir pasti ada. Pasti kita sangat ingin berjodoh dengan si dia. Sampai-sampai kita lupa mendekati yang selama ini memberikan kita rasa cinta....

Tenang kawan....

Tidak perlu takut kehilangan orang yang kamu sukai. Dekati Allah. Minta sama Allah kalau emang jodoh pasti ada jalan. Kalau bukan jodoh tolong jangan memaksakan diri ya :)
Tulang rusuk itu tidak akan pernah tertukar. 
Mari kita berlomba-lomba menyibukkan diri. Memantaskan diri untuk masa depan kita. Allah tau yang terbaik bukan kita. Jadi, jangan suka menebak-nebak siapa jodoh kita oke.

"Ya Allah, aku hanya wanita biasa. Namun aku juga ingin memiliki pendamping hidup yang luar biasa. Ya Allah aku akan terus memperbaiki diriku menjadi pribadi yang baik. Menjadi wanita yang luar biasa untuk calon imamku dan anak-anakku kelak...
Ya Allah, siapapun jodohku, aku tau dia yang terbaik pilihanmu. Jauhkan kami dari lembah dosa. Jauhkan kami dari Zina"

Do'akan dia yang jauh di sana. Yang kamu tidak tau siapa dan di mana adanya. Tapi yakinlah suatu saat dia akan ada :)