Ketika belum berjilbab...
Kita sama kawan.
Aku dulu juga belum berjilbab. Bahkan jauh dari keinginan untuk berjilbab. Aku dulu tidak mengerti sedikitpun akan kewajiban seorang muslimah mengenai jilbab. Dengan berbahan ilmu agama yang sangat dangkal bahkan aku tidak mengetahui kewajiban apa saja yang harus ku lakukan ketika baligh.
Bagi yang belum berjilbab, mari tanamkan niat untuk berjilbab.
Aku tau. Mungkin bukan karena kau tak mau menggunakannya. Mungkin bukan kau takut kepanasan atau mungkin juga bukan karena kau takut dibilang sok alim. Aku tau. Kau sama sepertiku dulu teman. Ketika kita belum berjilbab hanya ada 1 alasan kuat yang bisa diterima daripada alasan tersebut.
Itu karena kita belum mengetahui hukumnya menutup aurat :)
Berjilbab bukan beban, Jilbab bukan sok alim. Jilbab juga bukan tanda seorang muslimah telah mahir ilmu agamanya.
Jilbab itu kewajiban. Jilbab itu perlindungan. Jilbab itu tanda cinta kita kepada Allah.
Dengan berjilbab, diri kita terlindungi dari hal-hal buruk. Ketika ingin berbuat hal yang salah kita ingat bahwa kita berjilbab. Kita malu kalau menodai jilbab...
Dengan berjilbab kita akan terhindar dari pandangan-pandangan nakal si kucing garong. Mereka akan lebih menghargai kita para muslimah. Paling tidak walaupun digoda paling godanya cuma dikasih salam. Iya gak??? (emangnya rayuan islami kali ya:D)
Ketika ingin memutuskan untuk berjilbab jangan pikirkan berapa materi yang harus kamu buang untuk membeli baju yang berlengan panjang. Ingat, hijrah itu proses perubahan dari keburukan meuju jalan yang lebih baik. Bukan langsung menjadi baik.
Begitupun dengan berjilbab. Ketika materi tidak memungkinkan, please jangan memaksakan diri apalagi sampai gali lubang tutup lubang. Pakai aja baju yang ada. Kalau lengannya pendek kan bisa dipakaikan jaket.
Ketika rezeki sudah mencukupi, maka mulailah membeli baju lengan panjang dengan perlahan. Jangan langsung memborong ya :) apalagi ada obral. Stop !!! tahan nafsu belanja. Boros itu bagian dari godaan setan looo...
Allah sayang kita. Mangkanya Dia turunkan perintah untuk menutup aurat.
"Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu & isteri-isteri orang mu'min. "Hebdaklah mereka menguurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian supaya mereka lebih mudah untuk dikenal karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (Q.S Al-Ahzab:59).
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar