Pernah gak kalian mendengar jeritan dari sang aurat,,,
Sesungguhnya aurat itu menjerit ketika kita mencoba memamerkannya.
Dia menjerit saat kita sengaja membukanya.
Tidakkah kalian kasihan???
Ketika kita masih mempunyai rasa malu, tentu kita tidak akan membuka aurat seenaknya... :)
Beberapa waktu lalau saya merenung akan nasib sebuah aurat. Saya merenung sangat dalam jika saya menjadi aurat apa yang akan saya lakukan. Apa yang akan saya katakan...
Ya akhirnya saya menyimpulkan renungan itu dalam sebuah puisi.
Wahai muslimah bacalah dengan nama Tuhanmu (copas surah Al-Alaq :)
Bacanya dengan seksama dan menjiwai ya
Sesungguhnya aurat itu menjerit ketika kita mencoba memamerkannya.
Dia menjerit saat kita sengaja membukanya.
Tidakkah kalian kasihan???
Ketika kita masih mempunyai rasa malu, tentu kita tidak akan membuka aurat seenaknya... :)
Beberapa waktu lalau saya merenung akan nasib sebuah aurat. Saya merenung sangat dalam jika saya menjadi aurat apa yang akan saya lakukan. Apa yang akan saya katakan...
Ya akhirnya saya menyimpulkan renungan itu dalam sebuah puisi.
Wahai muslimah bacalah dengan nama Tuhanmu (copas surah Al-Alaq :)
Bacanya dengan seksama dan menjiwai ya
L Jeritan Sang Aurat L
Aku
bangga pada mereka yang menutupiku
Aku
bangga pada mereka yang melindungiku
Dan aku lebih bangga jika aku tertutup
Selalu....
Namun aku sedih, marah dan kecewa
Pada mereka yang sengaja mempertontonkan aku
Aku ini bukanlah barang pajangan
Aku juga bukan barang pameran
Bahkan
kala aku menjerit
Tak ada
yang peduli
Hanya
muslimah sejati
Mau
mendengar jeitanku
Hai wanita-wanita muslim di seluruh dunia
Dengarlah jeritanku !!!
Setelah membaca dan menjiwai makna dari puisi ini, saya berharap semakin banyak para muslimah yang menutup auratnya...dari yang biasa-biasa saja menjadi istimewa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar