Di Zaman sekarang ini,
banyak para mahasiswa atau mahasiswi yang sibuk dengan urusan kuliah serta
organisasinya. Nama kerennya sih aktivis kampus. Tanpa mendapat upah,
sekumpulan aktivis ini terus sibuk dengan urusan keorganisasiannya yang kadang
bertabrakan dengan jadwal dengan kuliah.
Saat tugas lagi banyak-banyaknya, di situ pula banyak amanah yang
harus di jalankan sebagai seorang aktivis. Di puncak itulah kebanyakan aktivis
merasa jenuh dan ingin mengakhiri semuanya dan memillih fokus kuliah. Untuk itu
di perlukan keikhlasan dalam menjalankan berbagai amanah yang diemban. Berat
memang untuk menjalani itu semua. Tapi, kalau kita renungkan lebih dalam lagi,
kenapa kita harus mengeluh dan ingin mengakhiri semuanya. Bukankah ini telah
menjadi jalan hidup kita. Allah telah mempercayakan kita untuk menjalani itu
semua karena Allah yang Maha Mengetahui seberapa besar kemampuan setiap
hamba-Nya.
Bukankah Rasulullah telah bersabda : “ Sebaik-baiknya manusia
adalah (manusia) yang paling bermanfaat untuk manusia (lainnya)”. Jadi
kalau dipikir-pikir, itu bukanlah sebuah beban yang harus di tangisi, bukan hal
yang harus ditakuti dan dijauhi namun harus di syukuri karena Allah telah
memberikan kita amanah yang luar biasa untuk menjadi manusia yang banyak
memberikan manfaat untuk orang lain.
Tidak semua orang mempunyai kesempatan untuk memegang banyak
amanah. Hanya orang-orang tertentu yang memang di percayakan untuk menjalankan
amanah itu. Baik di mata sesama manusia, maupun di mata Allah swt. Dan jika
kita mendapatkan kesempatan itu, maka kitalah orang-orang yang telah Allah
pilih.
Selalu bersyukur atas apa yang telah kita jalankan dan sertakan selalu Allah dalam setiap aktivitas
yang akan kita jalankan. Agar kita selalu dalam naungan-Nya dan langkah kaki
kita, selalu dalam keridhoan-Nya.
Sesungguhnya kesempatan itu hanya datang pada orang-orang yang
tidak pernah menyia-nyiakan waktunya luangnya. Artinya sebuah amanah itu memang
datang pada orang-orang yang memanfaatkan waktunya dengan baik, yang mempunyai
management waktu yang baik pula. Mungkin ada kesempatan yang datang pada orang
yang kerjaannya hanya berleha-leha. Namun itu hanya seikit dan sangat minim.
Orang-orang yang akan memberikan kesempatan itu juga tidak mungkin mengamanahkan
sesuatu pada orang yang sukanya berleha-leha. Pasti dipilih dan dipilah dulu.
Mulai dari kepribadian hingga kebiasaan apa saja yang dilakukan saat ini.
So, jangan pernah mengeluh buat para aktivis-aktivis di manapun
kalian berada. Mau di lingkungan terkecil sampai lingkungan yang besar
sekalipun. Mengeluh hanya akan menghambat setiap aktivitas yang akan kita
jalankan. Nikmati saja semuanya. Belajar untuk menjadi hamba yang pandai
bersyukur dan ikhlas.
Jalankanlah segala aktivitas dengan penuh keikhlasan dan
kenikmatan. Kalau merasa ada sebuah rintangan saat menjalankannya, itu hal yang
wajar karena Allah juga akan menguji hambaNya. Tetap istiqomah saja dan
ingatlah bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita (Innallaha ma’ana). “Barang
siapa beramal kebajikan sebesar debu, pahala kebaikannya itulah yang akan di
lihatnya. Dan barang siapa yang beramal kejahatan sebesar debu, maka siksa
kejahatannya itulah yang akan dilihatnya kelak.” (Q.S Az-Zalzalah : 7-8)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar