Selasa, 21 April 2015

Jangan Biarkan Pergaulan Bebas Merajalela

Jangan Biarkan !!!

Oleh : Rosita Armah

Pergaulan Bebas. Kata itu pasti tidak asing lagi terdengar ditelinga. Biasanya pergaulan bebas identik dengan para pelajar dan mahasiswa. Sekarang zaman sudah semakin maju dan berkembang sehingga pergaulanpun ikut berkembang hingga menjadi bebas bahkan sangat bebas, seolah tidak ada larangan atau batasan dalam bergaul dikehidupan sehari-hari. Padahal pergaulan bebas itu sangat berbahaya karena dampak buruk yang akan ditimbulkan kelak tidak hanya merugikan diri sendiri, keluarga, namun juga masyarakat pada umumnya.
Pergaulan bebas ini timbul karena adanya pengaruh dari luar (budaya asing) yang masuk ke lingkungan kita sehingga para remaja tertarik akan hal baru dan terus mencoba mengikuti pergaulan tersebut sesuai dengan perkembangan zaman. Dalam mengatasi pergaulan bebas ini, peran orang tua sangat diperlukan agar sang anak tetap terjaga kebebasannya. Orang tua yang tidak peduli, serta acuh tak acuh terhadap anaknya akan membuat sang anak mencari perhatian kepada orang lain dengan bergaul kepada siapa saja yang ia sukai. Jika hal ini sudah terjadi, maka jangan heran jika banyak anak yang membangkang orang tuanya, banyak anak yang menghabiskan waktu diluar rumahnya, serta banyak anak sebagai pecandu narkoba.
Orang tua tidak boleh menganggap remeh hal seperti ini. Anak adalah titipan Tuhan yang harus kita jaga dan sayangi. Anak juga merupakan belahan jantung serta penopang banyak harapan orang tuanya. Jika pergaulan sang anak sudah bebas, maka masa depannya tidak akan terjamin untuk baik. Mereka yang masuk dalam pergaulan bebas melakukan apa saja sesuka hati untuk mencari kepuasan serta kebahagiaan yang tidak mereka temui di rumah atau di dalam keluarganya.
Bayangkan jika pergaulan bebas mewabah dikalangan pelajar dan mahasiswa, apa kah negara kita masih pantas kita banggakan dengan para pemuda-pemudi yang hidupnya tidak jelas. Bagaimana nasib negara kita 10 tahun mendatang jika generasi mudanya terus melakukan pergaulan bebas. Mungkin negara kita akan hancur. Tidak ada pemimpin di masa datang yang bisa memimpin negara ini dengan akal sehatnya jika masa mudanya dihabiskan dengan hidup yang serba urak-urakkan.
Melakukan hubungan suami istri diluar tali pernikahan bagi mereka adalah hal biasa bahkan sudah umum dan lazim dilakukan. Mereka menganggap tidak ada norma-norma yang yang mereka langgar. Mengkonsumsi narkoba bagi mereka juga hal yang sah-sah saja. Karena pil-pil tersebut mereka anggap sebagai makanan pengganti nasi. Minum-minuman keras menjadi minuman yang istimewa bagi mereka. Sungguh menyedihkan negeri ini.
Masa depan yang seharusnya indah kini menjadi suram. Gelap bagai awan hitam yang tebal. Pendidikan terabaikan begitu saja. Banyak para mahasiswi dan para pelajar yang hamil di luar pernikahan. Efek yang ditimbulkan adalah pada keluarganya. Orang tua harus menanggung malu, sudah tidak ada lagi belahan jantung yang bisa mereka banggakan.
Maka untuk mengatasi pergaulan bebas hendaknya pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan kasus tersebut. Keluarga juga harus aktif dalam mendidik serta mengawasi putra putri mereka. Ciptakan generasi muda yang bisa membuat negeri ini lebih maju dan berkembang.  Masa depan ada di tangan kita para kaum muda.
Rasululllah bersabda : “Barang siapa melihat kemungkaran, hendaklah ia mencegah dengan lisan. Jika tidak mampu,  maka cegahlah dengan tangan. Dan jika tidak mampu, cegahlah dengan hati. Dan mencegah dengan hati adalah selemah-lemahnya iman”.


Tidak ada komentar: