Jangan Biarkan
!!!
Oleh : Rosita Armah
Pergaulan Bebas. Kata itu pasti tidak asing lagi terdengar
ditelinga. Biasanya pergaulan bebas identik dengan para pelajar dan mahasiswa.
Sekarang zaman sudah semakin maju dan berkembang sehingga pergaulanpun ikut berkembang
hingga menjadi bebas bahkan sangat bebas, seolah tidak ada larangan atau
batasan dalam bergaul dikehidupan sehari-hari. Padahal pergaulan bebas itu
sangat berbahaya karena dampak buruk yang akan ditimbulkan kelak tidak hanya
merugikan diri sendiri, keluarga, namun juga masyarakat pada umumnya.
Pergaulan bebas ini timbul karena adanya pengaruh dari luar (budaya
asing) yang masuk ke lingkungan kita sehingga para remaja tertarik akan hal
baru dan terus mencoba mengikuti pergaulan tersebut sesuai dengan perkembangan
zaman. Dalam mengatasi pergaulan bebas ini, peran orang tua sangat diperlukan
agar sang anak tetap terjaga kebebasannya. Orang tua yang tidak peduli, serta
acuh tak acuh terhadap anaknya akan membuat sang anak mencari perhatian kepada
orang lain dengan bergaul kepada siapa saja yang ia sukai. Jika hal ini sudah
terjadi, maka jangan heran jika banyak anak yang membangkang orang tuanya,
banyak anak yang menghabiskan waktu diluar rumahnya, serta banyak anak sebagai
pecandu narkoba.
Orang tua tidak boleh menganggap remeh hal seperti ini. Anak adalah
titipan Tuhan yang harus kita jaga dan sayangi. Anak juga merupakan belahan
jantung serta penopang banyak harapan orang tuanya. Jika pergaulan sang anak
sudah bebas, maka masa depannya tidak akan terjamin untuk baik. Mereka yang
masuk dalam pergaulan bebas melakukan apa saja sesuka hati untuk mencari
kepuasan serta kebahagiaan yang tidak mereka temui di rumah atau di dalam
keluarganya.
Bayangkan jika pergaulan bebas mewabah dikalangan pelajar dan mahasiswa,
apa kah negara kita masih pantas kita banggakan dengan para pemuda-pemudi yang
hidupnya tidak jelas. Bagaimana nasib negara kita 10 tahun mendatang jika
generasi mudanya terus melakukan pergaulan bebas. Mungkin negara kita akan
hancur. Tidak ada pemimpin di masa datang yang bisa memimpin negara ini dengan
akal sehatnya jika masa mudanya dihabiskan dengan hidup yang serba
urak-urakkan.
Melakukan hubungan suami istri diluar tali pernikahan bagi mereka
adalah hal biasa bahkan sudah umum dan lazim dilakukan. Mereka menganggap tidak
ada norma-norma yang yang mereka langgar. Mengkonsumsi narkoba bagi mereka juga
hal yang sah-sah saja. Karena pil-pil tersebut mereka anggap sebagai makanan
pengganti nasi. Minum-minuman keras menjadi minuman yang istimewa bagi mereka.
Sungguh menyedihkan negeri ini.
Masa depan yang seharusnya indah kini menjadi suram. Gelap bagai
awan hitam yang tebal. Pendidikan terabaikan begitu saja. Banyak para mahasiswi
dan para pelajar yang hamil di luar pernikahan. Efek yang ditimbulkan adalah
pada keluarganya. Orang tua harus menanggung malu, sudah tidak ada lagi belahan
jantung yang bisa mereka banggakan.
Maka untuk mengatasi pergaulan bebas hendaknya pemerintah
mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan kasus tersebut. Keluarga
juga harus aktif dalam mendidik serta mengawasi putra putri mereka. Ciptakan
generasi muda yang bisa membuat negeri ini lebih maju dan berkembang. Masa depan ada di tangan kita para kaum muda.
Rasululllah bersabda : “Barang siapa melihat kemungkaran,
hendaklah ia mencegah dengan lisan. Jika tidak mampu, maka cegahlah dengan tangan. Dan jika tidak
mampu, cegahlah dengan hati. Dan mencegah dengan hati adalah selemah-lemahnya
iman”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar